Penambangan Pasir Marak, ini Kata Herman Deru

Penambangan Pasir Marak, ini Kata Herman Deru
H Herman Deru.–

PALEMBANG, SUMEKS.CO – Gubernur Sumsel H Herman Deru menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Sumsel untuk segera memberikan bimbingan kepada penambang pasir di sungai yang ada kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Maraknya eksploitasi pasir di sungai yang ada di Sumsel berdampak pada pencemaran lingkungan sekitar. DLHP Sumsel diminta untuk mengatasi permasalahan tersebut, dengan memberikan bimbingan dan penyuluhan agar penampang pasir di sungai tidak membuat rusak lingkungan.

“Ya, saya sudah mendengar laporan itu, maka nanti saya minta kepada DLHP Sumsel bekerja sama dengan kabupaten dan kota untuk memberikan bimbingan,” kata Herman Deru saat dibincangi di Hotel Novotel Palembang, Senin 12 September 2022.

Dikatakannya, diantara penambang pasir melakukan eksploitasi secara berlebihan dan kurang memahami dampak dari lingkungan sehingga membuat pencemaran.

“Para pengusaha ada yang kurang memahami dampak dari galian C ini,” ungkapnya.

Kendati demikian, Deru tetap meminta DLHP Sumsel agar memberikan bimbingan. Menurutnya, masyarakat yang melakukan penggalian pasir tersebut harus tetap mencari nafkah namun diimbau untuk tidak merusak lingkungan.

“Mereka harus mencari nafkah tapi tidak untuk merusak lingkungan,” tandasnya.

Kawali Minta Gubernur Sanksi Dua Perusahaan ini

Aksi yang dilakukan Kawali Sumsel di kantor Gubernur, Senin (6/6). foto: edy handoko sumeks.co

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Tanpa kenal lelah, puluhan aktivis Koalisi Kawal Lingkungan Hidup Indonesia Lestari (Kawali) Sumsel melakukan aksi di depan kantor Gubernur Sumsel, Senin (6/6). Kedatangan mereka menuntut Gubernur H Herman Deru untuk mengusut mafia tambang dan oknum birokrat yang terlibat di Sumsel.

Kevin, koordinator aksi mengungkapkan, kedatangan mereka ke Kantor Gubernur Sumsel dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada 5 Juni 2022. Pihaknya mendesak Gubernur Sumsel H Herman Deru agar dapat menindak lanjuti pihak pertambangan yang merusak lingkungan diantaranya, PT Bara Alam Utama, dan PT Sriwijaya Bara Priharum, di Kabupaten Lahat.

“Di hari lingkungan hidup ini, kami meminta gubernur agar segera turun tangan untuk menindak lanjuti permasalahan ini,” kata Kevin.

Kawali meminta Gubernur Sumsel H Herman Deru agar segera mencabut proper biru dari PT Bara Alam Utama dan PT Sriwijaya Bara Priharum. Karena kedua perusahaan tersebut telah menyalahi aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Segera cabut proper biru dua perusahaan tersebut,” tambahnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, kedatangannya ini merupakan kedua kalinya. Sebelumnya pihaknya melakukan aksi yang sama namun sampai sekarang belum mendapatkan respons dari Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Sudah kedua kalinya kedatangan kami namun tidak direspons,” tukasnya. (edy)

UMP Dihitung Pakai Formula PP 36, Buruh di Sumsel Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Ilustrasi buruh/net

PALEMBANG – Kelompok buruh protes dengan hasil keputusan Rapat Dewan ngupahan Sumatera Selatan terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 yang tidak mengalami kenaikan.

Rencana untuk turun aksi menolak penetapan UMP 2022 tersebut bahkan tinggal menunggu realisasi.

Koordinator Wilayah KSBSI Sumsel, Ali Hanafiah memastikan pihaknya akan turun ke lapangan untuk menolak usulan UMP 2022.

“Kalau waktunya belum ditentukan. Untuk pusat sudah ada instruksi 19 hingga 22 November nanti,” kata Ali, Rabu (17/11).

Nantinya koordinasi dengan para aliansi buruh akan dimatangkan dan bersama-sama melancarkan demo ke Kantor Gubernur Sumsel dan DPRD Sumsel.

Sementara itu, Ketua FSB Nikeuba Palembang, Hermawan menegaskan bahwa sedari awal perwakilan buruh telah menolak mekanisme atau formula penghitungan UMP 2022 yang menggunakan PP 36/2021.

Bentuk protes serikat pekerja adalah dengan tidak menandantangani berita acara rapat Dewan Pengupahan Sumsel. Alasannya, upah minimum seharusnya berdasarkan atas penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

“Kami juga menolak penggunaan formula PP 36 karena tidak mewakili kondisi buruh. Survey yang dilakukan berdasarkan situasi penduduk secara umum dan bukan khusus pekerja,” kata Hermawan.

Hermawan mengatakan, pihaknya berupaya agar UMP bisa disesuaikan dengan kebutuhan hidup para buruh.

“Artinya elemen yang ada dalam perhitungan UMP mengacu pada kebutuhan layak hidup buruh,” terangnya.

Menurutnya, penghitungan UMP yang ideal seharusnya menggunakan ketentuan PP 78/2015. Dengan menggunakan formulasi tersebut, seharusnya UMP Sumsel mengalami kenaikan menjadi Rp 3.500.000.

“Berbeda jauh dengan yang dihasilkan Dewan Pengupahan Sumsel yang hanya mencapai Rp 3.144.446,” pungkasnya. (rmol.id)

Palembang Juara Umum FASI

PUKUL BEDUG : Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Pj Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar melakukan pekul bedug.

MUARA ENIM – Ajang Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) tingkat Provinsi resmi ditutup oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru. Festival yang dipusatkan di Ponpes Syuhrotul Islam, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim tersebut melahirkan kota Palembang sebagai juara umum, Minggu (19/9).

FASI tahun ini merupakan yang ke – XI diikuti oleh seluruh Kab/Kota Se – Sumsel dengan total jumlah peserta sebanyak 656 orang.

Gubenur Sumsel Herman Deru (HD) mengapresiasi ajang yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali tersebut. “Alhamdulilah FASI tingkat Provinsi berhasil dihelat dengan Kota Palembang yang keluar sebagai juara umum,”kata HD.

Menurut HD, Perlombaan ini bukanlah suatu keriyaan untuk kebanggan seorang anak dalam membaca Al Qur’an. Melainkan perlombaan ini untuk memotivasi anak – anak lain untuk mau belajar agama dan mengaji. “Karena anak – anak semuanya memiliki hak yang sama untuk menerima pendidikan agama yang baik,”tegas mantan Bupati Oku Timur dua periode.

HD juga meminta agar semua unsur menghidupkan nilai – nilai agama yang ditanamkan sejak dini dan menghindarkan mereka dari pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu HD juga menyerahkan secara simbolis bantuan beras kepada seluruh BKPRMI Sumsel sebanyak 10 Ton, untuk BKPRMI Muara Enim sebanyak 3 Ton.

Sementara itu, Pj Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar, Ketua TP PKK Muara Enim Hj Renny Nasrun, menyampaikan untuk para peserta lomba yang belum berkesempatan menang untuk tetap bersemangat dan menjadikan pengalaman tersebut menjadi motivasi agar dapat meraih juara dikegiatan lomba FASI selanjutnya.

Turut hadir Sekjen Pengurus Pusat DPP BKPRMI Drs H Ahmad Rizqon MPd I, Anggota DPRD Provinsi Sumsel H Alfarenzi Panggarbesi, Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Liono Basuki BSc, Pj Sekda Muara Enim Drs Emran Tabrani MSi serta Ketua Pondok Pesantren Syohratul Islam, Ust Gunaidi SHI MHI, Duta Anti Narkoba, Ratu Tenny Leriva HD, Para Kepala OPD Provinsi Sumsel.(ozy)

Bupati OKUT Pikul Keranda Percha

Jenazah Percha Leanpuri dibawa menuju mobil ambulans di halaman Griya Agung, Jumat (20/8). foto: rahmat sumeks.co

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Jenazah almarhumah Hj Percha Leanpuri, putri sulung Gubernur Sumsel H Herman Deru telah diberangkatkan dari Griya Agung (rumah dinas gubernur) pada pukul 09.00 WIB.

Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah yang juga paman Percha ikut memikul keranda saat dikeluarkan dari Griya Agung menuju mobil ambulans milik RSUP Mohamad Hoesin yang sudah menunggu di halaman.

Jenazah Percha dibawa menggunakan mobil ambulans jenis Mercy nopol B 7240 SPA dan langsung menuju TPU Gandus. (edy/dom)

 

Segera Dibangun Musholla Darussalam Perumahan Alam Iryu Sejahtera

Warga sangat antusias akan membangun musholla Darussalam

SUMEKS.CO – Warga Perumahan Alam Iryu Sejahtera berencana membangun musholla Darussalam. Musholla ini akan dibangun ditengah kompleks perumahan mereka, Jalan Padat Karya, Lorong Melati I, Perumahan Alam Iryu Sejahtera. Tepatnya di RT -01, RW 01, Desa Sugihwaras Talang Jambe, Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Palembang.

Menurut Ketua Dewan Kemakmuran Musholla (DKM) Herman didampingi Jumat Suprianto salah satu pengurus menjelaskan, pembangunan musholla ini telah dimusyawarahkan dengan warga sekitarnya. ”Para warga semua setuju, Alhamdulillah, ”kata Jumat Suprianto.

Selain untuk sholat berjamaah, musholla nanti akan digunakan untuk pendidikan Alquran, pengajian dan peringatan hari besar Islam. Sehingga warga tak perlu lagi jauh-jauh pergi ke musholla seberang. ”Karena dana swadaya, kami menerima bantuan donatur demi pembangunan tempat ibadah ini,”tambahnya. Para donatur bisa menghubungi  pengurus DKM, Ryan di Nomor WA, 081273712232. bagi donatur yang telah menyumbang kami ucapkan terimakasih semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua(md)

 

Kasus COVID-19 Menurun, HD Minta Masyarakat tak Lengah

PALEMBANGGubernur Sumsel H Herman Deru, menghimbau kepada masyarakat untuk tidak cepat merasa puas dan bangga terhadap penurunan kasus COVID-19 yang saat ini terjadi, khususnya di wilayah Sumsel.

“Saya himbau kepada masyarakat untuk tidak cepat merasa puas dan bangga, dengan adanya penurunan kasus COVID-19 saat ini di Sumsel,” ungkap Deru di kantor gubernur, Rabu (4/8).

Karena menurut Deru, angka penurunan kasus yang saat ini terjadi bisa saja flutuaktif. Namun, Deru sangat mengapresiasi kepada masyarakat Sumsel, dikarenakan tingkat testing masyarakat sendiri sudah sangat terbuka, sehingga tidak perlu lagi ditracking dan ditracing.

“Masyarakat juga sudah terbuka untuk masalah testingnya, jadi saya kira tidak perlu lagi ditracing dan ditracking, dan saya sangat mengapresiasi akan hal itu,” bebernya.

Deru menambahkan, jika dengan tingkat keterbukaannya testing masyarakat, maka hal ini akan sangat membantu untuk menurunkan tingkat level PPKM lebih rendah dari yang sebelumnya.

Karena itu, dia kembali mengajak masyarakat Sumsel untuk bersama-sama menjaga dan meningkatkan tingkat kesadaran masyarakat, agar selalu menjaga prokes demi menurunkan angka kasus COVID-19 di Sumsel.

“Kembali tak hentinya saya mengajak masyarakat Sumsel, mari bersama sama kita saling membantu untuk menerapkan prokes demi kebaikan kita bersama,” pungkasnya. (edy/dom/sumeks.co)

Sumeks Virtual Funbike Road To Grand Fondo

PALEMBANG – Harian Pagi Sumatera Ekspres mengadakan Virtual Fun Bike Online-Offline memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke 26 tahun pada 26 Juni – 4 Juli mendatang dengan Tema “Road To Grand Fondo. Event virtual ini dilakukan secara mandiri dan terbuka bagi siapa saja dan bahkan bagi sanak BETV di Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu.

Dalam pelaksanaannya nanti tetap terapkan protokol kesehatan bagi peserta yang ikut virtual fun bike, start di mulai dari pukul 07.00 WIB. Khusus peserta dari Palembang start offline berada di 3 titik, yang dapat dipilih salah satunya yaitu Griya Agung, BSB Jakabaring atau dari PT. Pusri. Disetiap titik start akan diadakan seremonial.

Khusus peserta dari luar Kota Palembang dan Luar Provinsi Sumatera Selatan, titik start dan finis tentukan sendiri, mulai pukul 07.00 WIB.

Selain itu, rute yang dilalui peserta harus melewati salah satu destinasi wisata yang ada di daerah masing-masing. Jarak yang ditempuh dari Start sampai Finish 9 hari (Challenge) terjauh Kilometer. Peserta harus merekam jalur atau rute dan jarak gowes hanya menggunakan aplikasi Strava untuk menunjukkan jarak, rute dan waktu tempuhnya.

Kemudian peserta wajib mengirimkan bukti rekaman (dapat berupa link,red) aplikasi ke panitia via whatsapp Arianto (0821-7759-9417) dan Vivi (0896-0162-0501). Peserta wajib mengupload foto dan rekaman aplikasi ke instragram masing-masing dan menandai instagram panitia @Sumatera_ekspres dengan tagar #HutSumeks26_RoadtoGrandFondo. /(BETVNEWS)

Persyaratan dan Kriteria Penghargaan Olahraga

PALEMBANG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel memberikan penghargaan bagi atlet, pelatih, wasit, dan pembina olahraga yang berdedikasi dan berprestasi dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2021 yang akan dilaksanakan 9 September mendatang.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Sumsel Isdarma ST MM, mengatakan untuk atlet, pelatih, wasit yang akan mendapatkan penghargaan, mempunyai persyaratan dan kriteria. “Nanti kita seleksi dulu atlet, pelatih, wasit yang akan kita beri penghargaan,” ungkap Isdarma saat dibincangi di kantor Dispora Sumsel, Jumat (18/6).

Persyaratan untuk atlet yang akan mendapatkan penghargaan diantaranya harus menunjukkan prestasi yang ditandai dengan memperoleh emas, perak, dan perunggu di kejuaraan nasional dan internasional antara tahun 2019-2020, belum pernah mendapatkan penghargaan sebelumnya. Atlet yang terus menerus dengan rentang waktu minimal 25 tahun berkecimpung di cabang olahraga.

“Untuk pelatih yang telah berhasil membimbing olahragawan ke jenjang yang lebih tinggi ditandai dengan memperoleh medali emas di tingkat nasional dan internasional di tahun 2019-2021,” ujarnya.

Sedangkan untuk wasit, yang telah menunjukkan kredibilitas, intergritas keaktifan, dan mempunyai pengalaman memimpin pertandingan di tingkat nasional dan internasional.

“Atlet, pelatih, wasit, akan diberikan piagam penghargaan dan uang pembinaan oleh gubernur, sedangkan untuk pembina nanti akan diberi plakat,” tutur Isdarma.

Semetara itu, Kepala Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga KONI Sumsel, Yan Hariranto, menyatakan agak terbeban dengan persyaratan yang diberikan kepada atlet yaitu harus terus menerus berkecimpung selama 25 tahun di cabang olahraga. Menurutnya jika ingin memberikan penghargaan kepada atlet cukup dengan waktu 15 tahun saja bagi atlet berkecimpung di cabang olahraga.

“Terlalu lama atlet harus berkecimpung di cabor 25 tahun baru diberi penghargaan, jadi saya usulkan untuk atlet yang menerima penghargaan minimal 15 tahun berkecimpung di cabang olahraganya,” tukasnya. (EDY/sumeks.co)

Launching TIK Terpadu dan TV Streaming OKU Timur Sukses

MARTAPURA,- Bupati OKU Timur Berikan Apresiasi Kepada Diskominfo atas Motivasi dalam Pengembangan Informasi melalui Live Streaming TV  dan Teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) Terpadu.  Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menyebarluaskan informasi masyarakat, kedepan OKU Timur TV akan terus menyajikan informasi publik dengan tayangan semua bidang baik pertanian, perikanan, perkembangan kemajuan pembangunan masyarakat, hiburan, serta informasi lainnya.

“Saya berharap  OKU Timur dapat memberikan pelayanan informasi yang dapat di suguhkan melalui berbagai kesempatan sehingga masyarakat dapat melek informasi,” ujar Enos saat sambutannya. Bupati juga mengatakan bahwa masih banyak masyarakat OKU Timur yang tidak memiliki perangkat android untuk mengakses OKU Timur TV. Untuk itu Bupati meminta agar segera dipasang video trone di titik keramaian masyarakat, agar masyarakat dapat menikmati program pelayanan dan informasi publik yang ada di OKU Timur TV ini.

Bupati juga berharap agar nantinya OKU Timur TV ini bisa dimanfaatkan oleh forkopimda melalui bidang tugas masing-masing.  Sementara Gubernur Sumatera Selatan melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumsel  H. Achmad Rizwan S.STP., M.M. mengatakan saat ini Indonesia sudah memasuki era Industri 4.0 dimana dunia industri telah menggabungkan teknologi otomatis dengan teknologi cyber yang mencakup sistem cyber isik, internet of things (iot), komputasi awan dan komputasi kognitif.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memberikan peluang bagi pemerintah untuk melakukan Inovasi pembangunan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah melaksanakan Program Internet Desa yang di inisiasi  Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang sudah di launching pada Tahun 2019, saat ini sudah tersebar di 51 Desa di Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan.

Melalui kesempatan ini H. Herman Deru meminta kepada Bupati / Walikota Se-Sumatera Selatan, terkhusus kepada Bupati OKU Timur Bpk. H. Lanosin, untuk dapat berpartisipasi terhadap program internet desa dalam memberikan pelayanan terbaiknya.

Pada Era Digital saat ini, industri hiburan seperti televisi juga beralih menjadi digital. TV Streaming adalah salah satu bentuknya, istilah streaming tidak asing lagi di telinga,  distribusi digital dari konten televisi melalui internet. TV ini memiliki tayangan video yang terkonsep, selalu diperbaharui terus-menerus, tidak statis, mengikuti perkembangan peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar dan bisa diakses publik dengan berbagai macam bentuk pendistribusiannya.  ”Jadi masyarakat di daerah yang selama ini terbatas menonton televisi karena frekuensi radio yang terbatas jaraknya, saat ini dapat menonton televisi dengan streaming yang tentu didukung oleh sinyal internet yang baik.” Tutur nya.