Home Berita Fakta Mencengangkan, Ternyata Brigadir Joshua Dieksekusi di Depan Putri Candrawathi, Jarak Hanya 3 Meter

Fakta Mencengangkan, Ternyata Brigadir Joshua Dieksekusi di Depan Putri Candrawathi, Jarak Hanya 3 Meter

5 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Fakta Mencengangkan, Ternyata Brigadir Joshua Dieksekusi di Depan Putri Candrawathi, Jarak Hanya 3 Meter
4
6
Fakta Mencengangkan, Ternyata Brigadir Joshua Dieksekusi di Depan Putri Candrawathi, Jarak Hanya 3 Meter
Fakta mencengangkan ternyata Brigadir Joshua dieksekusi di depan Putri Candrawathi yang jaraknya cuma 3 meter dari korban. foto jpg–

JAKARTA, SUMEKS.CO – Dakwaan Jaksa Penuntut Umum dalam sidang pembunuhan berencana Brigadir Joshua mengungkap sejumlah fakta baru.

Salah satunya adalah keberadaan Putri Candrawathi saat detik-detik eksekusi pembunuhan Joshua.

Dalam dakwaan JPU, terungkap bahwa Brigadir Joshua dieksekusi tak jauh dari posisi Putri Candrawathi berdiri.

Sidang dakwaan pembunuhan Brigadir Joshua itu digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 17 Oktober 2022.

Meski digelar di tempat yang sama, tapi kelima tersangka didakwa secara terpisah.

Dalam dakwaan disebutkan bahwa usai dipanggil, Ferdy Sambo memegang leher bagian belakang Joshua.

Ferdy Sambo lalu mendorong ke depan sehingga korban berhadapan langsung dengan mantan Kadiv Propam Polri yang dipecat secara tidak hormat itu.

Momen itu terjadi di lantai 1 rumah dinas Duren Tiga. Tepatnya di depan tangga di ruangan tengah, di dekat meja makan.

Saat itu, Bharada Eliezer berdiri di samping kanan Ferdy Sambo.

Sementara Kuat Ma’ruf berdiri di belakang majikannya dan Bripka Ricky Rizal bersiaga melakukan pengamanan jika korban melawan.

“Ricky berada di belakang saksi Richard. Sedangkan saksi Putri (Candrawathi) berada di dalam kasus utama dengan jarak kurang lebih 3 meter dari posisi korban Nofriansyah (Brigadir J) berdiri,” beber JPU.

Fakta baru dalam dakwaan ini berbeda dengan informasi sebelumnya.

Disebutkan bahwa saat eksekusi dilakukan, Putri Candrawathi berada di kamar di lantai dua.

Ia baru turun setelah dijemput Ferdy Sambo untuk kemudian diantarkan ke rumah di Jalan Saguling.

Fakta lain yang terungkap adalah bahwa istri Ferdy Sambo itu malah mengucapkan terima kasih kerana Brigadir Joshua sudah dihabisi.

Ucapan terima kasih Putri itu disampaikan pada 10 Juli 2022 usai kejadian.

“Putri Candrawathi selaku istri terdakwa Ferdy Sambo mengucapkan terima kasih pada Ricky Rizal Wibowo, Richard Eliezer, dan Kuat Ma’ruf,” ungkap JPU.

Di sisi lain, Jaksa juga menyatakan belum bisa mempercayai bahwa Putri Candrawathi jadi korban pelecehan seksual oleh Brigadir Joshua.

Pengakuan Putri, pelecehan seksual itu terjadi di Magelang, Jawa Tengah.

Pasalnya kesaksian pelecehan seksual yang diduga dilakukan Joshua terhadap Putri masih sepihak.

“Pelecehan seksual di Magelang belum tentu benar, itu pengakuan Putri,” kata Jaksa.

Hal itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum atau JPU membacakan dakwaan dalam sidang Paripurna di Pengadilan Negeri (PN) Jaksel, Senin, 17 Oktober 2022.

Jaksa pun menyesalkan sikap Putri Candrawathi itu, tidak mencegah niat jahat Ferdy Sambo membunuh Brigadir Joshua.

Kemudian, Ferdy Sambo memanggil Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Ma’ruf ke ruang kerjanya di lantai 2 rumah Saguling, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Putri Candrawathi ada di ruangan tersebut.

Sebaliknya, Putri Candrawathi mengikuti dan mendukung rencana jahat suaminya tersebut.

Kemudian Putri Candrawathi mengajak para tersangka dan korban ke rumah dinas dengan alasan isolasi mandiri.

“Bukannya Putri Candrawathi yang merupakan suami istri tersebut saling mengingatkan untuk mengurungkan terlaksananya niat jahat,” kata Jaksa.

“Tetapi keduanya justru saling bekerja sama untuk mengikuti dan mendukung kehendak terdakwa Ferdy Sambo,” tuturnya. (*)

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita
Comments are closed.