Home Berita Jualan Sabu untuk Biaya Kuliah Anak, Perjuangan sang Ayah Berakhir di Polres Rejang Lebong

Jualan Sabu untuk Biaya Kuliah Anak, Perjuangan sang Ayah Berakhir di Polres Rejang Lebong

2 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Jualan Sabu untuk Biaya Kuliah Anak, Perjuangan sang Ayah Berakhir di Polres Rejang Lebong
3
4
Jualan Sabu untuk Biaya Kuliah Anak, Perjuangan sang Ayah Berakhir di Polres Rejang Lebong
YD digiring aparat, usai tertangkap tangan menjadi pengedar sabu di Kabupaten Rejang Lebong. foto: badri rb online–rakyatbengkulu.disway.id–

SUMEKS.CO – Seorang pria berinisial YD tertunduk lesu dihadapan petugas Polres Rejang Lebong.

Warga gang Flamboyan RT 002 RW 001 Kepala Curup Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong (RL) berurusan dengan Petugas Polres Rejang Lebong lantaran menjual narkoba jenis sabu.

Pengakuan YD, ia menjual barang haram tersebut baru 6 bulan karena himpitan ekonomi.

“Hasil dari mengedarkan narkoba ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membiayai anak kuliah,” ungkap YD saat diwawancarai rakyatbengkulu.disway.id.

Pria yang kesehariannya bekerja diwarung makan ini menuturkan dirinya mengedarkan obat terlarang tersebut di wilayah Curup

“Saya jual di wilayah Curup, paket hemat dijual dengan harga Rp 100.000 – Rp 150.000,” beber YD.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Tonny Kurniawan S.ik didampingi kasat Narkoba Iptu Cahya Prasada Tuhuteru S.tr.K.MH mengungkapkan dari tersangka YD menyita barang bukti (BB) 3.32 gram sabu-sabu dan uang Rp  2.918.000.

YD ditangkap, Senin (1/8) sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu, BB disimpan dalam boks sepeda motor jenis Mio J, warna hitam putih NoPol BD 5391 KM.

“Awalnya kita mendapatkan informasi adanya penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu, langsung kita tindak lanjuti. Saat digeledah, ada BB tersimpan dalam boks sepeda motor,” jelas Kapolres dalam keterangan persnya. 

Diamankan, 1 paket sedang narkotika jenis sabu dibungkus plastik klip bening. Lalu, 21 paket kecil sabu dibungkus plastik klip bening di dalam pipet warna putih.

Karena perbuatannya, YD diancam dengan Pasal 112 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana minimal 4 Tahun penjara, maksimal 12 Tahun dan denda minimal Rp  800 juta, maksimal Rp 8 miliar.  (cw1-ol/rakyatbengkulu.com)

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita
Comments are closed.