Home Berita Razia Ramadan, Pol PP Temukan Dua Pasangan Bukan Pasutri

Razia Ramadan, Pol PP Temukan Dua Pasangan Bukan Pasutri

3 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Razia Ramadan, Pol PP Temukan Dua Pasangan Bukan Pasutri
4
7
Petugas Sat Pol PP Pemprov Sumsel melakukan razia di tempat hiburan malam, Rabu (13/4) malam. foto: edy handoko sumeks.co

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov Sumsel mengamankan dua pasangan bukan suami istri dan delapan laki-laki serta 22 wanita yang tidak bisa menunjukkan izin domisili tempat tinggal tetap di Palembang. Selain itu, Satpol PP Pemprov Sumsel juga mengamankan ratusan minuman alkohol (mikol) dan minuman keras (miras).

Sebanyak 110 personel gabungan Satpol PP provinsi dan kota Palembang serta melibatkan TNI/Polri melakukan giat operasi penertiban selama Ramadan yang dilakukan di beberapa kost dan tempat hiburan malam yang ada di Metropolis, Rabu (13/4) malam. Dalam razia tersebut, awal penelurusan dilakukan mulai dari Jl Dwikora kemudian mengarah Jl Demang Lebar Daun, Jl Basuki Rahmat, Jl R Soekamto dan diakhiri di kawasan Jl Rajawali Palembang.

Kasat Pol PP Sumsel, Aris Saputra mengungkapkan, razia yang dilakukan guna menciptakan keamanan Kota Palembang khususnya di tempat kost dan hiburan malam dari penyakit masyarakat selama bulan suci ramadan. Selain itu, ada juga diantara mereka yang terjaring razia berasal dari luar kota tapi tidak memiliki keterangan domisili meskipun sudah tinggal berbulan-bulan di Palembang.

“Malam ini sekitar 35 orang kita bawa ke Kantor Satpol PP lantaran tidak memiliki identitas,” katanya di hadapan awak media, Rabu (13/4) malam.

Mirisnya lagi, masih ada tempat hiburan malam yang beroperasi meskipun sudah diimbau untuk tutup selama bulan suci ramadan ini. Dari tempat tersebut, petugas berhasil mengamankan beberapa wanita yang tidak memiliki identitas.

Di tempat lain, petugas gabungan Satpol PP Provinsi Sumsel, Satpol PP Kota Palembang, SatpolPP Banyuasin serta instansi terkait, berhasil mengamankan 268 botol miras dan mikol dari berbagai merek yang semuanya tidak memiliki izin.

“Kami juga mengamankan 268 botol mikol dan miras yang tidak ada izin,” bebernya.

Lebih lanjut Aris mengatakan, pihaknya akan mendata dan memberi arahan terhadap 35 orang yang diamankan. Sedangkan, untuk mikol dan miras yang diamankan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas jika terbukti barang tersebut tidak memiliki izin.

“Mereka boleh pulang setelah didata, namun harus ada wali atau penjamin yang bertanggung jawab. Khusus mikol dan miras jika terbukti tidak ada izin maka akan kita musnahkan,” tegasnya. (zer/edy)

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita
Comments are closed.