Home Berita Gandeng 23 Instansi Untuk Pembinaan Napi

Gandeng 23 Instansi Untuk Pembinaan Napi

4 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Gandeng 23 Instansi Untuk Pembinaan Napi
5
28
Sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan Indro Purwoko foto: Bro Jum sumekseo.com

PALEMBANG – Rehabilitasi Pemasyarakatan merupakan langkah strategis Kementerian Hukum dan HAM dalam memberikan pelayanan dan penanganan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus narkotika yang secara spesifik memiliki kekhususan dalam pembinaannya. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan Indro Purwoko didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Dadi Mulyadi membuka langsung kegiatan Pembukaan Rehabilitasi Pemasyarakatan, Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Pembukaan Pelatihan Pembinaan Keterampilan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (Lapas) Kelas IIA Palembang, kemarin(31/1).


“Peserta rehabilitasi pemasyarakatan Lapas Perempuan Palembang sendiri berjumlah 80 orang dimana 40 orang diantaranya menjalankan rehabilitasi medis dan 40 orang menjalankan rehabilitasi sosial. Untuk mencapai tujuan tersebut, kami tidak bisa sendiri dan membutuhkan partisipasi dari berbagai pihak,” ujar Ike Rahmawati, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang dalam laporannya selaku tuan rumah.


Indro Purwoko selaku Kepala Kantor Wilayah mengatakan, 23 instansi stakeholder yang bekerja sama dengan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang nantinya akan mendukung penyelenggaraan program pembinaan kepribadian, bimbingan kerohanian, pendidikan formal, kesehatan, rehabilitasi sosial dan pelatihan keterampilan bagi WBP. “Mengenai pembinaan keterampilan, Lapas Perempuan Palembang ini unit usahanya berupa salon kecantikan, tata boga, perkebunan hidroponik dan non hidroponik serta handycraft yang diharapkan nantinya akan bermanfaat bagi Warga Binaan ketika sudah berbaur kembali ke dalam masyarakat dan dapat membuka peluang partisipasi serta edukasi bagi masyarakat tentang kegiatan dan hasil produk di lapas yang memungkinkan dapat terciptanya citra positif penyelenggaraan sistem pemasyarakatan,”ujarnya.


Menurutnya, tujuan kerjasama ini tak lain adalah agar para warga binaan ini kembali pulih dan selama menjalani masa pidana mereka dibekali dengan berbagai keterampilan dan soft skill, sehingga mereka siap Kembali lagi ke masyarakat, memiliki kemampuan untuk bersaing di dunia kerja atau bahkan mampu membuka usaha sendiri di luar nantinya,” ungkapnya.


Ia berharap semoga kedepannya kerjasama ini dapat lebih ditingkatkan lagi sehingga Warga Binaan yang merasakan manfaat dari kerjasama ini menjadi semakin banyak.


Pada kesempatan yang sama, Kakanwil Indro Purwoko juga mengapresiasi dan berterima kasih atas keterlibatan 23 stakeholder yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pembinaan kepribadian dan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang. “Terima kasih atas keterlibatan 23 stakeholder hari ini. Semoga Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah kita tanda tangani ini mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik, mempererat sinergitas, serta memberi dampak kemandirian bagi warga binaan,” tukasnya. (Novi/sumekseo.com)

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita
Comments are closed.