Catat… ini Permintaan Zuriyat Ki Marogan

PALEMBANG – Zuriyat Kiai Merogan menginginkan konsep Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam membangun wisata air di Pulau Kemaro menegakkan syariat Islam meskipun ada rencana akan mengadopsi seperti Ancol.

“Kita menginginkan dalam syariat Islam ini seperti dibangun yakni berupa Masjid Ki Marogan, Pesantren Ki Marogan beserta membangun Islamic Center,” kata
Juru bicara dari Zuriyat Ki Merogan Dede Chaniago usai audensi bersama Wali Kota Palembang di rumah dinas wako, Selasa (29/6).

Dikatakannya, apabila tidak sesuai dengan syariat Islam, maka Zuriyat Ki Merogan tidak merestui dalam pembangunan destinasi wisata tersebut.

Menurut, Dede untuk proses pembangunan dengan total keselurahan lahan pemilik Zuriat Ki Merogan sekitar 87 hektare sedangkan dari Pemkot sendiri 30 hektare ini sikapnya diwakafkan bukan diberikan tanah kepada pemkot.

“Tanah wakaf ini nantinya yang mengelola Zuriat, Majelis Ulama Indonesia dan Badan Wakaf Indonesia,” ungkap juru bicara Zuriyat Ki Merogan Dede Chaniago.

Sementara itu, Wali Kota Palembang H Harnojoyo menambahkan, pihaknya siap menerima usulan dari Zuriyat.

“Kita menginginkan konsep pengembangan Pulau Kemaro akan bernuansa Islam,” kata Harnojoyo.

Harnojoyo menerangkan pada intinya Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang ingin mengembangkan Pulau Kemaro Palembang biar tidak kosong.

“Nanti akan kita bahas kembali rencana-rencana aturan Pulau Kemaro Palembang ini,” jelas Harno. (dey/sumeks.co)