Home Berita Produktivitas Menurun, Petani Karet Berharap Harga Stabil

Produktivitas Menurun, Petani Karet Berharap Harga Stabil

2 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Produktivitas Menurun, Petani Karet Berharap Harga Stabil
2
21
Petani karet desa Bumi Harjo Kecamatan Lempung OKI mengumpulkan karet hasil sadapanya di UPPB. Foto: Niskiah/sumeks.co

SUMEKS.CO, KAYUAGUNG – Petani karet di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) harus menunggu hujan reda, ketika hendak menyadap karet. Produktivitas petani jadi menurun.

“Musim penghujan sekarang ini kami terkendala dalam menyadap karet jadi kurang maksimal. Karena harus menunggu hujan reda atau batang karet kering dulu baru bisa,” tutur Abdulloh Faeq, petani karet asal Desa Bumi Harjo, Kecamatan Lempuing, Kamis (3/2).

Petani karet disini, mulai menyadap karet sejak pagi, pukul 06.00 Wib hingga pukul 10.00 Wib bila cuaca bagus. Sekarang karena sering turun hujan pagi, maka menyadap karet sore hari.

Itupun bila tidak hujan dari malam hingga pagi. Terkadang sering sama sekali tidak ke kebun, karena hujan seharian. Batang karet basah, sehingga getah karet tidak keluar.

“Musim penghujan, hasil karet sedikit menurun, dimana dalam satu hari bisa capai 10-15 Kg kini hanya 10 Kg saja terkadang kurang dari 10 Kg,” jelas Abdulloh.

Abdulloh berharap kepada pemerintah bisa menstabilkan harga karet. Apalagi saat ini harga karet terbilang turun.

“Kita berharap harga karet stabil bisa buat petani nyaman dengan kisaran harga Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu per kilo. Dengan begitu perekonomian petani tetap jalan,” tandasnya. (nis)

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita
Comments are closed.